Punya gaji bulanan, tapi tiap akhir bulan rasanya uang menghilang tanpa jejak?
Gajian:
“Akhirnyaaaa ”
Dua minggu kemudian:
“Lah, kok tinggal segini?”
Belum lagi kalau harus bayar makan, transportasi, kebutuhan rumah, cicilan, pulsa, nongkrong sesekali, dan pengeluaran dadakan.
Terus di tengah semua itu muncul keinginan:
“Sebenarnya aku pengen kuliah...”
Tapi langsung mikir:
“Emang gaji segini cukup?”
Jawabannya mungkin bukan langsung bisa atau nggak bisa.
Coba...
hitung dulu.
???? Rp400 Ribu Sebulan Itu Kelihatan Besar Nggak?
Misalnya akang teteh punya penghasilan bulanan dan ingin mulai menyisihkan sebagian untuk pendidikan.
Kalau biaya kuliah yang perlu disiapkan adalah Rp400.000 per bulan, akang teteh bisa jadiin itu salah satu pos tetap dalam budget.
Contohnya:
Gaji → kebutuhan utama → tabungan → transportasi → kebutuhan lainnya → biaya kuliah.
Bukan berarti semua orang punya kondisi keuangan yang sama.
Tapi dengan mengetahui angka yang harus disiapkan sejak awal, akang teteh bisa lihat apakah biaya tersebut masih memungkinkan untuk masuk ke dalam budget bulanan.
Daripada cuma berpikir:
“Kuliah pasti mahal.”
Lebih baik tau angka sebenarnya.
Nah, Ini Biaya Terbaru STEI YPAM
Kalau akang teteh lagi cari pilihan kampus dengan biaya yang lebih terjangkau, STEI YPAM sekarang menetapkan biaya kuliah sebesar:
Rp400.000 per bulan
Untuk biaya pendaftaran sebesar Rp150.000, sedangkan biaya daftar ulang sebesar Rp900.000.
Dengan mengetahui rincian biaya sejak awal, akang teteh bisa bikin perencanaan keuangan yang lebih jelas.
Misalnya mulai menyisihkan uang setiap bulan sebelum masa perkuliahan dimulai.
Bukan cuma “pengen kuliah”, tapi sudah punya rencana untuk membayarnya.
Kerja Sambil Kuliah? Bisa Jadi Pilihan
Buat sebagian orang, kuliah setelah bekerja justru menjadi pilihan yang realistis.
Akang teteh tetap punya penghasilan, sekaligus bisa melanjutkan pendidikan.
Tantangannya tentu ada:
kerja + kuliah + kehidupan pribadi = combo yang kadang bikin kepala loading. ????
Makanya, selain biaya, kamu juga perlu mempertimbangkan jadwal perkuliahan.
STEI YPAM menyediakan program S1 Ekonomi Syariah dengan sistem perkuliahan yang fleksibel sehingga bisa menjadi salah satu pilihan buat akang teteh yang memiliki kesibukan kerja.
???? Kenapa S1 Ekonomi Syariah?
Kalau akang teteh tertarik dengan dunia ekonomi, bisnis, atau keuangan, Ekonomi Syariah bisa menjadi salah satu bidang yang menarik untuk dipelajari.
Akang teteh enggak cuma belajar soal angka dan transaksi.
Ada juga pembahasan mengenai prinsip ekonomi, bisnis, keuangan, dan penerapannya dalam kehidupan serta dunia usaha.
Apalagi industri halal dan ekonomi syariah terus berkembang.
Artinya, pengetahuan di bidang ini bisa menjadi salah satu bekal untuk menghadapi dunia profesional maupun mengembangkan usaha.
Jangan Langsung Bilang “Aku Enggak Mampu”
Punya penghasilan terbatas memang berarti kamu harus lebih pintar mengatur keuangan.
Tapi terbatas bukan berarti mustahil.
Coba mulai dengan tiga langkah sederhana:
1. Hitung penghasilan dan pengeluaran.
Tahu dulu uangmu sebenarnya pergi ke mana.
2. Tentukan budget pendidikan.
Sisihkan jumlah yang realistis dan konsisten.
3. Cari kampus yang sesuai kemampuan.
Jangan memilih hanya karena ikut tren. Pilih yang bisa kamu jalani sampai selesai.
Karena pendidikan adalah rencana jangka panjang.
Jadi, Gaji UMR Bisa Kuliah?
Setiap orang tentu punya kondisi keuangan yang berbeda, jadi nggak ada satu jawaban yang cocok untuk semua orang.
Tapi satu hal yang pasti:
jangan menutup kemungkinan sebelum kamu menghitungnya.
Dengan biaya kuliah Rp400.000 per bulan, STEI YPAM memberikan pilihan yang lebih terjangkau bagi kamu yang ingin melanjutkan S1 Ekonomi Syariah.
Jadi sebelum bilang:
“Gue nggak mungkin bisa kuliah.”
Coba buka kalkulator dulu.
Siapa tahu setelah dihitung
ternyata bisa.
Untuk informasi dan pendafataran
kontak : Dini ( Staff PMB STEI YPAM) - 081973496747
inatgram : k2.steiypam
website resmi : https://steiypam.info/
alamat kampus : Komplek Pendidikan YPAM, Jl. Hanjawar, Sukanagalih, Kec. Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43253
created by dini